Korban Gempa Cianjur yang Berdomisili di Center Gempa Bakal Direlokasi

- Senin, 5 Desember 2022 | 21:25 WIB
 Presiden Jokowi usai meninjau langsung progres pembangunan rumah tahan gempa di Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Senin, 5 Desember 2022.  (ayopontianak.com/Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Presiden Jokowi usai meninjau langsung progres pembangunan rumah tahan gempa di Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Senin, 5 Desember 2022. (ayopontianak.com/Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)

CIANJUR,AYOPONTIANAK.COM– Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan masyarakat terdampak gempa Cianjur yang berada di pusat gempa bakal direlokasi dan dibangunkan rumah antigempa di lokasi yang baru.

“Yang rusak berat itu ada yang direlokasi ada yang tidak. Kalau tempatnya berbahaya, berada di garis patahan, garis sesarnya, itu yang dipindah. Kalau yang tidak dibangun di tempat yang sama," ujar Presiden Jokowi usai meninjau langsung progres pembangunan rumah tahan gempa di Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Senin, 5 Desember 2022. 

Adapun warga terdampak gempa Cianjur yang rumahnya mengalami kerusakan dan tidak berada di daerah pusat gempa, lanjut Presiden Jokowi, maka akan diberikan ganti rugi sebagaimana besaran yang sudah ditetapkan Pemerintah.

Baca Juga: BTN Sukseskan Kawasan Bakauheni Harbour City

“Masing-masing Rp50 juta untuk rumah yang rusak berat, Rp25 juta untuk rumah yang rusak sedang, dan Rp10 juta untuk rumah yang rusak ringan,” imbuh Presiden Jokowi

Untuk lokasi relokasi warga terdampak gempa Cianjur, lanjut Presiden Jokowi, saat ini Pemerintah tengah membangun 200 rumah tahan gempa yang akan selesai dibangun pada Desember 2022 dan Januari 2023. 

"Ya ini adalah lokasi untuk relokasi yang pertama. Di sini segera dibangun kurang lebih 200 rumah, contohnya sudah ada yang rumah antigempa," ujar Presiden Jokowi.

Baca Juga: Kantongi Persetujuan OJK, bank bjb Resmi Masuk jadi Pemegang Saham Bank Bengkulu

Selain di lokasi tersebut, lanjut Presiden, pemerintah juga menyiapkan pembangunan 1.600 rumah serupa di lokasi lainnya. Relokasi sendiri diprioritaskan bagi warga yang rumahnya berada di pusat gempa, terutama di Kecamatan Cugenang. 

Halaman:

Editor: Wijayanti Putrisejati

Sumber: Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rights Issue BTN Oversubscribed 1,6 Kali

Jumat, 6 Januari 2023 | 11:20 WIB

BTN Bersiap Luncurkan "SuperApp" Awal Tahun 2023

Selasa, 27 Desember 2022 | 19:40 WIB
X